Selasa, 01 September 2020

SPESIFIKASI GUDANG PENYIMPANAN SENJATA API DINAS

 Gudang Penyimpanan Senjata Api Dinas Harus Aman dari Gangguan seperti :

1. Bencana;

2. Manusia.

Gudang penyimpanan Gudang Senjata Api harus dijaga oleh personel yang disiplin dan bertanggung jawab dan spesifikasi gudang harus sesuai peraturan perundang-undangan. Seperti :

1. Gudang Penyimpanan Senjata Api harus tertutup dan memiliki kunci pengaman berlapis seperti penggunakan teralis besi dan Acces Control Door;

2. Gudang Penyimpanan Senjata Api dan Amunisi tidak boleh dalam satu ruangan;

3.. Memiliki Rak/lemari penyimpanan dengan kunci pengaman;

4. Memiliki ruang piket jaga gudang Senjata Api yang layak;



Penulis : Brigadir Wawan Riswana ( Baur Logistik Dit Samapta Polda Jabar)

Sumber : google.com

Kamis, 27 Agustus 2020

HELM PINTAR SAMAPTA

 

HELM PINTAR/ SMART HELMET

KC N901


Uraian

Helm pintar ini berbobot cukup ringan, tidak jauh dengan helm tactical pada umumnya karena memiliki bahan utama serat karbon ditambah dengan metamaterials technology yang diproduksi oleh salah satu perusahaan telekomunikasi China berkelas dunia, Kuang-Chi Technology.

Helm ini dibekali dengan teknologi canggih dan kecerdasan buatan/artificial intelligence (AI) dan layar augmented reality (AR) beresolusi tinggi. Helm CM-19 bisa di gunakan oleh para aparat berwenang untuk memantau kondisi suhu tubuh manusia secara real-time, sehingga bisa dilakukan penanganan secara cepat.

Helm pintar ini dilengkapi Kamera Eksternal infiray xtherm t3s 

 






Fungsi

Helm pintar ini mampu mendeteksi suhu tubuh dalam antrean atau kerumunan manusia hingga 200 orang per menit dengan jarak sekitar +/- 7 meter . (Bila ada orang dengan suhu tubuh di atas normal atau demam maka helm langsung mendeteksi, ditandai dengan indikator suara dan warna merah di layar).

Selain berfungsi membaca suhu tubuh dengan sangat akurat dan cepat, ada begitu banyak aplikasi lainnya yang dimungkinkan oleh penggunaan perangkat seperti :

a.    Navigasi;*

b.    pengenalan wajah;

c.     pengenalan pelat nomor kendaraan;*

d.    penerjemah bahasa;*

e.    pengenalan dokumen;*

f.      pedeteksi over heat instalasi jaringan listrik dan mesin;

g.    kebocoran tabung bahan bakar;

h.    serta fungsi night vision untuk di perbatasan negara, di laut, dan hutan;

i.      dll.


Penggunaan di Direktorat Samapta Polda Jabar

Untuk saat ini penggunaan Helm Pintar hanya untuk mendeteksi Suhu Tubuh

Pemeliharaan dan perawatan

Helm Pintar termasuk jenis Alat Khusus Kepolisian yang dibekali dengan teknologi canggih dan kecerdasan buatan/artificial intelligence (AI) dan layar augmented reality (AR) beresolusi tinggi sehingga membutuhkan perawat khusus dan tidak dapat digunakan oleh sembarang orang.

Pemakai Helm Pintar ini Harus personel yang telah menguasai teknologi yang ada pada helm pintar ini dan mampu menjaga dan memelihara supaya tidak cepat rusak sehingga memiliki manfaat jangka panjang.

Penyimpanan Helm Pintar ini harus safety ditempatkan pada lemari khusus.


Penulis :

Brigadir Wawan Riswana (Baur Logistik Dit Samapta Polda Jabar)


Sumber :

Pengenalan Produk secara langsung di Polda Jabar

kcwearable.com

indosecuritysystem.com

Selasa, 25 Agustus 2020

Dasar Penyusunan Renbut Peralatan Fungsional Dit Samapta Polda Jabar

 Dasar Penyusunan Rencana Kebutuhan Peralatan Fungsional Direktorat Samapta Polda Jabar yaitu mengacu kepada :

1. Perpol No. 14 Tahun 2018 tentang SOTK Tingkat Polda;

2. Perkap No. 16 Tahun 2006 tentang Pengendalian Massa;

3. Perka Baharkam Polri No. 1 Tahun 2012 tentang Peleton Pengurai Massa.






APAR ( Alat Pemadam Api Ringan )

 APAR (Alat Pemadam Api Ringan) atau fire extinguisher adalah alat yang digunakan untuk memadamkan api atau mengendalikan kebakaran kecil. 

Alat Pemadam Api Ringan (APAR) pada umumnya berbentuk tabung yang diisikan dengan bahan pemadam api yang bertekanan tinggi. Dalam hal Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), APAR merupakan peralatan wajib yang harus dilengkapi oleh setiap Perusahaan, Kementrian, lembaga dalam mencegah terjadinya kebakaran yang dapat mengancam keselamatan pekerja dan asset.


Jenis-jenis APAR (Alat Pemadam Api Ringan)

Berdasarkan Surat Perintah Pengeluaran Materiil ( SPPM ) Direktorat Samapta Polda Jabar memiliki 3 (tiga) jenis APAR (Alat Pemadam Api Ringan), yaitu :

1. APAR Serbuk Kimia ( Tabung 3 Kg)

Material Isi : Serbuk Kimia dan Gas CO2

Harwat : Isi Ulang


2. APAR IFEX 3000 Imfulse Fire Extinguishers ( Tabung 13 Liter )

Material Isi : Air, Cairan Foam dan Gas Nitrogen

Harwat : Isi Ulang Gas Nitrogen, Cairan Foam


3. APAR (Fire Block)

Material Isi : Air dan Flourocarbon surfactant

Harwat : Sekali Pakai 



Cara Penggunaan :

1. APAR Serbuk Kimia ( Tabung 3 Kg)

2. APAR IFEX 3000 Imfulse Fire Extinguishers ( Tabung 13 Liter )


3. APAR (Fire Block)





Penulis : Brigadir Wawan Riswana ( Baur Logistik Dit Samapta Polda Jabar)

Sumber : 
Hasil Cek Fisik 
www.youtube.com
www.Google.com


Sabtu, 02 Mei 2020

SOTK LOGISTIK DIT SAMAPTA POLDA JABAR



SOTK LOGISTIK DIREKTORAT SAMAPTA POLDA JABAR


SEKSI LOGISTIK DIT SAMAPTA POLDA JABAR
Berdasarkan Perpol Nomor 14 Tahun 2018 Tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kepolisian Daerah

Logistik Dit Samapta berada dibawah Urmintu Subbag Renmin yang dalam tugasnya menyelenggarakan kegiatan  pengelolaan logistik dan penyusunan laporan SIMAK BMN;(Lampiran XX Perpol Nomor 14 tahun 2018 poin 4c  dan 5b).

Berdasarkan Perpol Nomor 14 Tahun 2018 maka, Logistik Direktorat Samapta Polda Jabar dibawah pengawasan KAUR MINTU.

Pada Lampiran XX Perpol Nomor 14 Tahun 2018 Seksi Logistik tidak dijelaskan secara rinci tentang tugas fungsinya berbeda dengan seksi Logistik pada Sat Brimob. Padahal fakta dilapangan Seksi Logistik sangat dibutuhkan karena peralatan pendukung tugas operasional Dit Samapta sangat banyak dan berharga sehingga dibutuhkan seksi logistik yang menjelaskan tentang tugas fungsinya secara rinci seperti Seksi Logistik pada Sat Brimob.

Berdasarkan Lampiran XXV Perpol  Nomor 14 tahun 2018 poin 10 dan 11 tentang Sat Brimob, Silog  menyelenggarakan fungsi :
a.       penyiapan, pemeliharaan dan perawatan peralatan dan angkutan;
b.      penyaluran perbekalan umum;
c.       penyusunan dan pendataan material,fasilitas dan jasa yang dimiliki Sat Brimob serta penyusunan pelaporan SIMAK BMN
dalam melaksanakan tugasnya Silog dibantu oleh :
a.       Subsipalang yang bertugas menyiapkan peralatan dan pemeliharaan angkutan;
b.      Subsibekum yang bertugas menerima, menyimpan, menginventarisir, dan mendistribusikan perbekalan umum serta mendata fasilitas dan jasa

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan BMN meliputi :
  1. Perencanaan kebutuhan dan penganggaran;
  2. Pengadaan Barang dan Jasa;
  3. Penggunaan;
  4. Pemanfaatan;
  5. Pengamanan dan pemeliharaan;
  6. Penilaian;
  7. Penghapusan;
  8. Pemindahtanganan;
  9. Penatausahaan;
  10. Pembinaan, pengawasan dan pengendalian.      

Untuk pendataan, Logistik Dit Samapta membuat Pengelompokan peralatan  terdiri dari :
a.       Senpi;
b.      Bekum;
c.       Alsus;
Alsus terdiri dari :
a)      Alsus Dalmas;
b)      Alsus Satwa;
c)       Alsus SAR;
d)      Alsus Gasum.
d.   Komlek
.

Untuk penyimpanan Logistik Dit Samapta Pengelompokan Gudang penyimpanan Dit Samapta terdiri dari :
a.       Gudang Senpi;
b.      Gudang Alsus;
c.       Gudang Amunisi;
d.      Gudang Bekum;
e.   Gudang Komlek

Tupoksi :

Simak BMN bertugas untuk mencatat dan mengorganisir barang milik negara, mulai dari pembelian, transfer masuk-keluar antar instansi barang milik negara;

Ba Gada bertugas Melaksanakan persiapan dan pelaksanaan pengadaan Barang /Pekerjaan Konstruksi / JasaLainnya di Satuan Kerja Direktorat  Samapta Polda Jabar;

Logistik bertugas untuk menyelenggarakan administrasi logistik, mencatat masuk-keluar barang dari dan ke gudang Dit Samapta Polda Jabar, Melaksanakan proses penghapusan dan pemusnahan Barang Milik Negara.








SARANA DAN PRASARANA (SARPRAS)

Sarpras betugas membina dan meyelenggarakan manajemen Sarpras yang meliputi :
1.       perbekalan umum,
2.       peralatan,
3.       fasilitas dan jasa kontruksi,
4.       angkutan,
5.       SIMAK BMN,
6.       pemeliharaan dan perbaikan,
7.       inventory,dan
8.       pergudangan.

Dalam melaksanakan tugasnya Sarpras menyelenggarakan fungsi:
1.       pembinaan Sarpras dalam lingkungan Satuan kerja;
2.       penyusunan rencana kebutuhan pembangunan fasilitas dan konstruksi peralatan;
3.       pembangunan fasilitas dan konstruksi serta pengadaan materiil logistik sesuai program dan lingkup batas kewenangannya;
4.       perencanaan, pengadminsitrasian, dan penatausahaan SIMAK BMN dan keuangan;
5.       penyimpanan, pemeliharaan, perbaikan, dan pendistribusian meteriil logistik serta perbekalan umum;
6.       penginventarisasian seluruh materiil logistik dan aset Polri dalam lingkungan Satuan kerja dan penghapusannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan
7.       pengumpulan dan pengolahan data serta penyajian informasi dan dokumentasi kegiatan Sarpras.

Logistik merupakan seni dan ilmubarangenergiinformasi, dan sumber daya lainnya, seperti produkjasa, dan manusia, dari sumber produksi ke pasar dengan tujuan mengoptimalkan penggunaan modal . Manufaktur dan marketing akan sulit dilakukan tanpa dukungan logistik. Logistik juga mencakup integrasi informasi, transportasiinventoripergudanganreverse logistics dan pemaketan.



Penulis : Brigadir Wawan Riswana ( Baur Matlog Dit Samapta Polda Jabar )

Sumber : 
1. Perpol Nomor 14 Tahun 2018 Tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kepolisian Daerah
2. Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan BMN
3. reshalbar.com  
4. wikipedia.org 

Senin, 06 Januari 2020

PADUAN PENGGUNAAN LIFESAVER U-SAFE (Pelampung dengan Remot Kontrol)


LIFESAVER 
"U SAFE "
Made In Portugal

Ketika disiagakan dan atau pengisian daya, posisi pelampung diberdirikan






U SAFE adalah Peralatan Khusus yang dimiliki Direktorat Samapta Polda jabar berupa "Pelampung penyelamat yang digerakan menggunakan remot kontrol jarak jauh yang  dapat digunakan  dalam pelaksanaan tugas SAR khususnya penyelamatan nyawa orang yang terombang ambing di laut atau danau yang membutuhkan pertolongan dengan cepat".

USAFE adalah sistem pengambilan manusia yang ringan, mudah diluncurkan. Begitu berada di dalam air, USAFE dapat bermanuver oleh anggota kru dengan menggunakan remote control yang tahan air dari kapal penyelamat atau pantai terdekat. Remote akan memandu pelampung menuju seseorang di dalam air. Ketika diamankan dengan aman di sekitar tubuh mereka, pengguna remote control dapat dengan aman membuat orang yang diselamatkan kembali ke tempat yang aman.  


USAFE dirancang bahkan untuk kondisi yang sangat kasar dan tidak pernah kehilangan arah, sehingga selalu menjangkau orang yang jatuh ke laut dan memberi mereka bantuan tambahan yang mereka butuhkan. Yang penting, ini juga mempercepat penyelamatan.   

USAFE Didukung oleh :
1. dua turbin listrik, satu di setiap kaki 'lambung',
2. Kecepatan hingga 15 km / jam
3. dapat mendukung siapa pun hingga 200kg.
4. Dapat Dikendalikan dari jarak jauh dengan jarak @permukaan laut +/- 300 m
5. USAFE akan berjalan selama 30 menit, atau jarak tiga mil, tetapi daya apung dan kemampuan 
    dukungannya akan terus berlanjut setelah itu.

INSTALASI BATERAI
lepaskan pelampung kotak dan pasang baterai di wadah baterai. Pemasangan baterai memerlukan urutan berikut :
1.  Tempatkan unit baterai di wadah baterai, sejajarkan panduan slot baterai dengan panduan wadah baterai;
2.       pasang baterai sepenuhnya di dalam wadahnya;
3.   putar cincin kunci searah jarum jam sampai Anda led flash di bagian atas pelampung dan mendengar kicauan perangkat;
4.  letakkan flensa baterai di atas baterai, pasang di tempatnya menggunakan obeng yang disediakan dan kedua sekrup yang disediakan. untuk memastikan keselarasan yang tepat, flensa harus rata dengan permukaan pelampung

untuk menginisialisasi baterai, tekan tombol baterai sekali dan dengungan peluit dan led di atas jika pelampung berkedip (hijau di wajah atas dan merah di wajah bawah)

INISIALISASI REMOT KONTROL
remote control dikirimkan dalam mode transportasi.
untuk mengaktifkannya, posisikan remote dengan menghadap ke atas dan tekan sekali tombol push.remote control akan mulai mem-flash led di sisi atasnya, 

remote control menghadap ke atas dengan tombol push dan led flashing (Untuk deskripsi warna LED lihat tabel 1 - makna indikator led)
dan buzz akan bersiul yang menunjukkan remote menyala.

untuk menonaktifkan remote, pengguna harus mematikan remote menghadap ke bawah dan tekan tombol tiga kali dan tunggu peluit buzz (tombol push berbunyi bip setiap kali ditekan).
remote akan beralih setelah 120 detik tanpa gerakan apa pun

INSTALASI UNIT PELAMPUNG
untuk mengaktifkan Pelampung menekan tombol Baterai sekali, dan menyalakan kendali jarak jauh, menekan tombol tekan jarak jauh dengan LED jarak jauh menghadap ke atas, 

untuk menonaktifkan, operator harus mematikan pelampung, menekan tombol Baterai tiga kali. 

Untuk indikasi status yang lebih baik dari Sistem U SAFE, terdapat indikasi LED pada kendali jarak jauh dengan deskripsi yang diuraikan dalam Tabel 1 - Arti indikator LED.

Tabel 1
Deskripsi LED
Berkedip Hijau Kapasitas Baterai > 75%
Berkedip Kuning Kapasitas Baterry 50% - 75%
Berkedip Orenge Kapasitas Baterai 25% - 50%
Berkedip Merah Kapasitas Baterai 25%
Apabila Kapasitas Baterai 100% dapat bertahan selama 45 menit

Sistem ini dapat digunakan ketika semua indikator berkedip Hijau tanpa batasan; Kuning, dengan hati-hati; Oranye dengan perhatian khusus pada level baterai; dan Merah, sistem tidak dalam kondisi untuk digunakan.
Jika ada lampu magenta, koneksi antara remote control dan pelampung telah hilang dan perlu diestabilkan kembali.

MEMPERHATIKAN
Sistem akan mati secara otomatis saat level baterai di bawah 25%
Sistem juga dapat diverifikasi melalui Aplikasi yang akan dipasang di smartphone (silakan baca manual App). Untuk memungkinkan verifikasi, oprator harus mengaktifkan fungsi nirkabel pada pelampung, menekan tombol push baterai empat kali, dan remote, menekan tombol remote control empat kali dengan LED jarak jauh menghadap ke bawah. fungsi ini akan mati ketika baterai dan remore dimatikan.


SISTEM PENGISIAN
Sistem Pengisian U SAFE telah dirancang untuk mengisi daya pelampung dan kendali jarak jauh.
Gambar 4 - Instalasi Sistem Pengisian daya menunjukkan proses pemasangan pengisi daya. Ketika pengisi daya, terpotong ke baterai remote control ditempatkan di dalam, seperti yang ditunjukkan pada gambar 5 - instalasi sistem pengisian jarak jauh.
Kedua perangkat dibebankan saat sistem pengisian terhubung ke catu daya (100-240 V AC atau 12-28 V DC). LED pada sistem akan menunjukkan level baterai, menurut Tabel 1 - arti indikator LED.

MODE KERJA
Mode Operasi - Mode operasi adalah ketika pelampung, sistem dan fungsi diinisialisasi dan siap digunakan.
Mode Siaga ¬– Pelampung memasuki mode siaga ketika berada dalam posisi vertikal selama lebih dari 2 menit. Remote control memasuki mode siaga setelah 2 menit tanpa aktivitas. Pelampung kembali ke mode Operasi menekan tombol baterai atau mengubah orientasi pelampung ke posisi horizontal. Remote control kembali ke mode operasi dengan menekan tombol di bawah joystick.
Suhu lingkungan
Sistem akan memperingatkan pengguna ketika suhunya mencapai 50'C. Ini akan ditunjukkan oleh bel terus menerus. Untuk menghindari situasi ini, sistem harus dipindahkan ke area yang lebih dingin atau tertutup untuk menghindari sinar matahari langsung.

MEMPERHATIKAN
Sistem akan secara otomatis mengingatkan dengan bel yang sistem telah mencapai suhu 50 to untuk menghindari situasi ini sistem harus dipindahkan ke area yang lebih dingin atau tertutup untuk menghindari sinar matahari langsung.

Operasi
Jika pelampung harus digunakan, awali pengendali jarak jauh dan pelampung lalu verifikasi status baterai sistem dengan warna-warna LED yang ditunjukkan pada kendali jarak jauh, jika semua sistem beroperasi, lepaskan pelampung ke dalam air. Kontrol sistem dilakukan dengan joystick kendali jarak jauh, seperti dijelaskan di bawah ini.

Sistem U SAFE dikontrol melalui joystick 
Saat memegang perangkat kendali jarak jauh di tangan, pengoperasian intuitif. Dorong joystick ke depan dan pelampung akan bergerak maju. Memindahkan joystick ke kiri akan melihat pelampung berbelok ke kiri, menggerakkan joystick ke kanan akan melihat pelampung berbelok ke kanan, untuk mengembalikan pelampung, memutar pelampung untuk menghadap operator dan mendorong joystick ke depan.












Penulis : Brigadir Wawan Riswana ( Baur Logistik Direktorat Samapta Polda Jabar )

Sumber : 
1. Modul Materi Pelatihan
2. google.com
3. Youtube.com